Sharing is caring. Lets learn together here. *Just posting for reminder and to be remember*

  • This is me "RIRRY ASRILPUTERY"

    ini adalah dunianya seorang guru IPS biasa, yang selalu haus akan ilmu pengetahuan, masih perlu banyak belajar, namun ingin mencoba berbagi pengetahuan yang dimilikinya.

  • This is me "RIRRY ASRIL PUTERY"

    ini adalah dunianya seorang guru IPS biasa, yang selalu haus akan ilmu pengetahuan, masih perlu banyak belajar, namun ingin mencoba berbagi pengetahuan yang dimilikinya.

  • This is me "RIRRY ASRIL PUTERY"

    ini adalah dunianya seorang guru IPS biasa, yang selalu haus akan ilmu pengetahuan, masih perlu banyak belajar, namun ingin mencoba berbagi pengetahuan yang dimilikinya.

  • This is me "RIRRY ASRIL PUTERY"

    ini adalah dunianya seorang guru IPS biasa, yang selalu haus akan ilmu pengetahuan, masih perlu banyak belajar, namun ingin mencoba berbagi pengetahuan yang dimilikinya.

  • This is me "RIRRY ASRIL PUTERY"

    ini adalah dunianya seorang guru IPS biasa, yang selalu haus akan ilmu pengetahuan, masih perlu banyak belajar, namun ingin mencoba berbagi pengetahuan yang dimilikinya.

Sunday, February 28, 2021

Pelaku Ekonomi dan peran pelaku ekonomi

Keunggulan dan Keterbatasan Antar Ruang dalam Permintaan dan Penawaran sebagai Pelaku Ekonomi

keunggulan dan keterbatasan antar ruang
Sumber: Johannes Plenio from Pexels

Setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing, seperti kondisi alamnya, apakah daerah tersebut berada di dataran tinggi yang punya udara sejuk sehingga cocok untuk menanam kentang, wortel, kol, teh? atau berada di dataran rendah dimana banyak ditemukan persawahan padi dan pohon kelapa?

Selain itu, masyarakat desa dan kota punya pekerjaan yang berbeda dimana masyarakat desa masih banyak yang bekerja di bidang pertanian sehingga produk yang dihasilkan masih berupa bahan mentah, sedangkan masyarakat kota banyak yang bekerja di sektor industri dan jasa dengan produk berupa barang jadi dan jasa seperti bank dan lain-lain.

Disamping keunggulannya, dari contoh diatas bisa kamu lihat bahwa setiap daerah juga mempunyai keterbatasan. Jika daerah dataran rendah dapat menghasilkan beras dari menanam padi tetapi daerah tersebut tidak dapat menghasilkan kentang dan wortel, begitupun sebaliknya.

Keunggulan dan keterbatasan antar ruang/daerah menyebabkan terjadinya permintaan dan penawaran barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Dimana setiap daerah dapat menjadi produsen dengan memanfaatkan keunggulannya, dan menjadi konsumen untuk barang dan jasa yang tidak dapat diproduksi sendiri.

Peran Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi adalah orang/lembaga yang melakukan kegiatan ekonomi. Ada 4 (empat) pelaku ekonomi, yaitu: yaitu rumah tangga keluarga/konsumen, rumah tangga perusahaan/produsen, rumah tangga pemerintah, dan rumah tangga luar negeri. Keempat pelaku tersebut berperan penting dalam menggerakkan perekonomian negara sesuai dengan peran masing-masing.

Rumah Tangga Keluarga/Konsumen (RTK)

Rumah tangga konsumen adalah kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan konsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup diri sendiri ataupun keluarga. Rumah tangga konsumen membutuhkan barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga perusahaan. Jadi, barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga perusahaan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga konsumen. Rumah tangga konsumen memiliki dua peran, yaitu sebagai konsumen dan sebagai penyedia faktor produksi, yang meliputi penyediaan lahan, tenaga kerja, modal, dan keahlian.

Peran rumah tangga konsumen yang pertama adalah sebagai konsumen. Pendapatan rumah tangga konsumen untuk mendapatkan barang dan jasa dari rumah tangga produsen terdiri atas:

  • Pendapatan rumah tangga keluarga terdiri atas:

    1) Sewa (rent), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga keluarga karena telah menyewakan tanahnya kepada perusahaan.

    2) Upah (wage), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga keluarga karena telah mengorbankan tenaganya untuk bekerja pada perusahaan dalam kegiatan produksi.

    3) Bunga (interest), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga keluarga karena telah meminjamkan sejumlah dana untuk modal usaha perusahaan dalam kegiatan produksi.

    4) Laba/keuntungan (profit), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga keluarga karena telah memberikan kontribusi berupa tenaga dan pikirannya dalam mengelola perusahaan sehingga perusahaan memperoleh laba.

Peran yang kedua, sebagai penyedia/pemasok kepada rumah tangga produksi untuk melakukan proses produksi. faktor produksi tersebut meliputi tenaga kerja, keahlian, modal dan penyediaan lahan.

  • Alam

Berupa penyediaan lahan yang digunakan untuk menunjang produksi barang dan jasa. Produsen menyewa lahan dari keluarga yang berperan sebagai pemilik lahan.

  • Modal

Terdiri atas barang modal dan uang. Barang modal berupa gedung, mesin, serta alat-alat yang digunakan untuk kepentingan produksi. Faktor produksi modal uang dipinjamkan kepada perusahaan dengan balas jasa berupa bunga.

  • Tenaga Kerja

Berupa tenaga kerja manusia dengan balas jasa berupa upah atau gaji.

  • Keahlian/Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah suatu kemampuan mengatur, mengorganisasikan, serta mengambil risiko dalam menjalankan suatu usaha. Seorang wirausahawan (pelaku kewerausahaan) membutuhkan kreativitas dan inovasi dalam menjalankan usaha. Faktor produksi ini mendapatkan balas jasa berupa keuntungan/laba.

Jadi dapat disimpulkan, Ada 2 Peran rumah tangga konsumen antara lain sebagai:

a. Pemakai (konsumen) barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

b. Pemasok faktor produksi kepada rumah tangga perusahaan untuk melakukan proses produksi.

Rumah Tangga Perusahaan/Produsen (RTP)

Rumah tangga perusahaan atau biasa disebut sebagai produsen merupakan pelaku ekonomi yang berperan sebagai penyedia barang dan jasa bagi konsumen. Perusahaan mengorganisasikan berbagai faktor produksi yang disediakan konsumen, kemudian melakukan proses produksi untuk menghasilkan barang. Hasil produksi ini kemudian dijual atau ditawarkan di pasar. Rumah tangga produsen di Indonesia dikelompokkan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Koperasi. Dalam perekonomian, rumah tangga perusahaan berperan sebagai produsen sekaligus pengguna faktor produksi.

Peran dari rumah tangga produsen yang pertama adalah memproduksi barang/jasa. Barang dan jasa hasil produksi kemudian ditawarkan kepada pembeli.

Peran kedua yaitu sebagai pengguna faktor produksi (lahan, modal, tenaga kerja dan keahlian) dan memberikan balas jasa kepada rumah tangga keluarga yang menyediakan faktor produksi tersebut.


Rumah Tangga Pemerintah

Adalah pihak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan dan mengadakan kontrol terhadap jalannya roda perekonomian.

Peran rumah tangga pemerintah antara lain:

  • Pengatur atau Regulator dalam Perekonomian

Perekonomian diatur oleh pemerintah agar kesejahteraan masyarakat dapat merata dan adil. Peraturan yang diterapkan meliputi pemberian subsidi kepada perusahaan dalam negeri, aturan pajak, dan pemberian izin pendirian perusahaan, pasar, swalayan atau minimarket.

Regulasi dan aturan yang dibuat oleh pemerintah antara lain berupa pemberian subsidi pada perusahaan dalam negeri sehingga mampu bersaing dengan produk dari luar. Peran lain pemerintah adalah menentukan besarnya pajak.

  • Konsumen

Dalam menjalankan fungsinya sebagai pengatur, pemerintah membutuhkan sarana dan prasarana penunjang, yang dibeli dari rumah tangga perusahaan/produsen.Dimana pemerintah juga membeli barang-barang seperti alat tulis kantor (ATK), komputer dan sebagainya dari produsen sebagai sarana dan prasarana dalam menjalankan perannya sebagai pengatur perekonomian.

  • Produsen

Dalam menjalankan perannya sebagai produsen, pemerintah juga memproduksi barang atau jasa. Peran produsen pemerintah dijalankan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. Contoh BUMN yaitu PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menyediakan jasa produk kelistrikan.

Rumah Tangga Luar Negeri

Adalah orang/lembaga yang melakukan peran dalam kegiatan perekonomian melalui kegiatan ekspor dan impor.

Ekspor adalah arus barang dan jasa dari dalam negeri ke luar negeri. Kegiatan ini dilakukan oleh perusahaan/produsen dengan menjual barang dan jasa ke masyarakat luar negeri.

Impor adalah arus barang dan jasa yang masuk dari luar negeri ke dalam negeri. Kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri oleh pemerintah untuk dijual kepada masyarakat lokal.

Barang dan jasa yang di beli merupakan barang dan jasa yang tidak dapat dihasilkan oleh produsen lokal atau jumlah barang dan jasa yang diproduksi oleh produsen lokal kurang memenuhi kebutuhan masyarakat.

Permintaan dan Penawaran dengan Menggunakan Teknologi untuk Pelaku Ekonomi

permintaan dan penawaran menggunakan teknologi
Sumber: YkleduY ABH from Pixabay

Pengertian Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang/jasa yang akan dibeli pada berbagai tingkat, harga, waktu dan tempat tertentu.

Penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga, waktu dan tempat tertentu.

Penggunaan Teknologi dalam Permintaan dan Penawaran

Perkembangan teknologi sangat membantu masyarakat dalam melakukan kegiatan permintaan dan penawaran barang dan jasa.

Dampak Positif Penggunaan Teknologi

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi.
  • Meningkatkan produktivitas kegiatan industri.
  • Produsen dan konsumen dapat melakukan kontak langsung, kapanpun dan dimanapun.
  • Kualitas tenaga kerja semakin meningkat dalam menggunakan teknologi.
  • Pasar yang dijangkau produsen semakin luas.
  • Kegiatan pemasaran produk semakin mudah.
  • Penggunaan teknologi dapat mengurangi biaya produksi sehingga harga barang dan jasa yang ditawarkan juga murah.
  • Perkembangan teknologi menciptakan bisnis berbasis e-commerce atau perdagangan elektronik dan lapangan kerja baru.
  • Muncul produk layanan baru seperti internet banking dan aplikasi dompet digital

Dampak Negatif Penggunaan Teknologi

  • Pembelian produk lokal menurun akibat meningkatnya pembelian barang dan jasa dari luar negeri.
  • Kejahatan teknologi bertambah, seperti pembajakan akun dan pembobolan rekening bank.
  • Kegiatan jual beli di pasar gelap meningkat.
  • Kemudahan bertransaksi meningkatkan peredaran obat-obatan terlarang.
  • Kegiatan jual beli online juga meningkatkan kesempatan melakukan penipuan.
Share:

Sunday, January 31, 2021

Potensi SDA dan Persebarannya di Wilayah Indonesia




Mengenal Macam-macam Potensi Sumber Daya Alam

Buat Yang senang menonton, simak video berikut :
https://www.youtube.com/watch?v=gy4068q3v68


Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak bisa lepas dari sumber daya alam yang mampu memenuhi kebutuhan. Misalnya saja, tidak mungkin ada manusia yang dapat bertahan tanpa mengkonsumsi makanan dan meminum air, 'kan? Nah, hal-hal tersebut merupakan salah satu contoh dari sangat diperlukannya keberadaan potensi sumber daya alam pada hidup kita.  Simak artikel berikut untuk membahas lebih lanjut mengenai topik ini.

1. Potensi Sumber daya Alam Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara dengan potensi sumber daya alam yang sangat besar. Indonesia juga dikenal sebagai negara maritim dengan potensi kekayaan maritim yang sangat besar. Sebagian besar wilayah Indonesia merupakan lautan, sehingga selain kekayaan sumber daya alam di darat juga kekayaan sumber daya alam di laut yang tidak kalah besarnya. Potensi sumber daya alam dan kemaritiman apa saja yang dimiliki Indonesia? Dimana saja potensi sumber daya alam dan kemaritiman tersebut berada? Mengapa Indonesia sangat kaya akan potensi sumber daya alam dan kemaritiman? Pertanyaan tersebut akan kalian pelajari jawabannya pada bagian ini. 

Pernahkah kalian mendengar istilah sumber daya alam? Sumber daya alam adalah semua bahan yang ditemukan manusia dalam alam yang dapat dipakai untuk kepentingan hidupnya. Bahan tersebut dapat berupa benda mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Jadi, apapun yang ada di alam yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia dapat dikatakan sebagai sumber daya alam. 

Sumber Daya Alam

Sumber daya alam adalah kekayaan alam yang terdapat di bumi dan dapat dimanfaatkan oleh manusia.

Tahukah kamu bahwa jenis-jenis sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan pembentukan, materi dan lokasinya? Yuk, kita cari tahu!

Berdasarkan pembentukannya, sumber daya alam dapat dibagi menjadi dua:

1) Sumber daya yang dapat diperbaharui: sumber daya alam yang dapat diproduksi kembali.

2) Sumber daya yang tidak dapat diperbaharui: sumber daya alam yang jumlahnya terbatas dan bisa habis.

Berdasarkan materinya, sumber daya alam juga dapat dibagi menjadi 2, yaitu sumber daya alam biotik dan abiotik.



Potensi sumber daya alam Indonesia dilihat dalam beragam bentuk. Air,tanah, udara, batuan, hutan, bahan tambang, dan lain-lain merupakan bentukbentuk sumber daya alam. Mengingat Banyaknya bentuk sumber daya alam, maka dalam pembahasannya akan dibatasi pada sumber daya berupa hutan dan bahan tambang. 

Potensi sumber daya alam Indonesia adalah hutan, laut, minyak bumi, gas alam dan batu bara. Dilakukan upaya pemanfaatan potensi SDA Indonesia untuk menjadi negara maju.

Potensi sumber daya alam Indonesia Mengutip Kemdikbud RI, potensi Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia adalah: 

  • Hutan 
  • Lautan 
  • Minyak bumi 
  • Gas alam 
  • Batu bara 

Berikut ini penjelasannya:

Potensi Sumber Daya Alam dan Persebarannya

  • Potensi Sumber Daya Hutan

Hutan di wilayah Indonesia adalah hutan terluas ketiga di dunia. Luas hutan Indonesia sekitar 99 juta hektar yang membentang dari Indonesia bagian barat sampai bagian timur. Akan tetapi, luasan hutan di Indonesia semakin mengalami penurunan selama ini. Laju kerusakan hutan Indonesia sekitar 610.375,92 hektar per tahun dan tercatat sebagai tiga terbesar di dunia. Padalah potensi hutan Indonesia sangat besar, mencakup kayu dan semua makhluk yang mendiami hutan. Keanekaragaman hayati yang berada di hutan bermanfaat dan berperan penting dalam keseimbangan lingkungan hidup. Hutan adalah ekosistem daratan yang menyediakan oksigen, kayu dan tempat tinggal bagi beragam flora dan fauna. Hutan dapat dibedakan berdasarkan iklim, relief dan jenis tanahnya, menjadi hutan hujan tropis, hutan musim, hutan sabana, dan hutan bakau (mangrove).

Jadi Hutan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar yaitu mencapai 99,6 juta hektar atau 52,3% dari luas wilayah Indonesia (Kemenhut, 2011). Luas hutan yang besar tersebut, saat ni masih dapat dijumpai di Papua, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra. Di Jawa, luas hutan telah mengalami banyak penurunan karena terjadi alih fungsi untuk pertanian dan permukiman penduduk. Sementara itu, alih fungsi hutan menjadi pertanian dan perkebunan banyak dijumpai di Sumatra dan Kalimantan. 

Selain hutannya yang luas, hutan Indonesia juga menyimpan kekayaan flora dan fauna atau keanekaragaman hayati yang sangat besar. Bahkan, banyak diantaranya merupakan spesies endemik atau hanya ditemukan di Indonesia, tidak ditemukan di tempat lainnya Hasil hutan sebenarnya tidak hanya sekadar kayu. Dari hutan tropis yang dimiliki Indonesia juga dihasilkan buah-buahan dan obatobatan. Namun demikian, hasil hutan yang banyak dikenal penduduk adalah sebagai sumber kayu. Setidaknya terdapat 4000 jenis kayu yang 267 diantaranya merupakan kayu yang memiliki Nilai ekonomi tinggi. Secara umum, jenis-jenis kayu dan sebarannya adalah sebagai berikut. 1) Kayu Keruing, Meranti, Agathis dihasilkan terutama di Papua, Sulawesi, dan Kalimantan. 2) Kayu jati banyak dihasilkan di Jawa Tengah. 3) Rotan banyak dihasilkan di Kalimantan, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. 4) Kayu Cendana banyak dihasilkan di Nusa Tenggara Timur. 5) Kayu Rasamala dan Akasia banyak dihasilkan di Jawa Barat. 

Mengapa kita harus menyelamatkan hutan? Hutan yang kita miliki saat ini ternyata telah mengalami banyak kerusakan. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan, laju kerusakan hutan kita mencapai 300.000 hektar pertahun. Akibatnya, banyak spesies tumbuhan dan hewan yang terancam punah, bahkan beberapa diantaranya dianggap punah. Jika hal ini terjadi terusmenerus bukan tidak mungkin pada masa yang akan datang hutan kita akan habis. Padahal hutan memiliki banyak manfaat atau fungsi yaitu: a) Menyimpan air hujan dan kemudianmengalirkannya ke sungaisungai dan danau, sehingga pada musim kemarau tidak mengalami kekeringan. b) Tempat hidup bagi flora dan fauna yang menjadi sumber makanan dan obat-obatan pada saat ini maupun pada masa yang akan datang c) Mencegah terjadinya erosi atau pengikisan karena air hujan tidak langsung jatuh ke tanah dan mengikis tanah-tanah yang subur. d) Menghasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida, sehingga suhu bumi terkendali. e) Sumber kehidupan bagi masyarakat, khususnya masyarakat sekitar hutan dari produk yang dihasilkannya. 


  • Tanah

Tanah merupakan media yang menjadi tempat tumbuh bagi tumbuh-tumbuhan serta menjadi fondasi bagi segala kehidupan di daratan.

  • Air

Tahu kah kamu bahwa hampir 71% permukaan ditutupi oleh air? Selain itu, air juga merupakan sumber daya alam yang sangat penting dan istimewa bagi kehidupan di bumi. Air juga merupakan salah satu sumber kekuatan dan energi yang ada di bumi.

Laut

Lautan Indonesia merupakan negara maritim. Sebagian besar wilayah Indonesia terdiri dari lautan. Lautan di wilayah Indonesia kaya berbagai jenis ikan. Sumber daya alam laut berupa biota laut, tambang minyak lepas pantai dan pasir besi. Potensi ikan laut Indonesia mencapai 6 juta ton per tahun. Potensi laut Indonesia berada di urutan keempat pada 2009 di dunia. 

Berdasarkan sumbernya, air dapat dibedakan menjadi 3 jenis:


  • Tambang

Tahu kah kamu kalau pertambangan di Indonesia merupakan salah satu tambang terbesar di dunia?Keren ya! Salah satu barang yang dihasilkan dari tambang adalah emas.

Apa saja sih hal-hal yang dapat dihasilkan oleh tambang? 

  • Minyak Bumi

Potensi Lokasi Indonesia dan Upaya Pemanfaatannya Minyak bumi Minyak bumi (petroleum) adalah cairan kental, cokelat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar yang terdapat pada lapisan teratas dari beberapa area di kerak bumi. Minyak bumi masih sering digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik di Indonesia. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagian menggunakan minyak bumi untuk menghasilkan listrik. Potensi minyak bumi di Indonesia terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Maka dari itu, Indonesia melakukan impor minyak bumi untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Minyak bumi termasuk kategori sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Minyak bumi terbentuk dari hasil pengendapan mikroplanton yang terdapat di danau, rawa, teluk atau lautan dangkal. Daerah penghasil minyak bumi meliputi: Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Cepu, Cilacap, Majalengka, Balikpapan, Maluku, Sorong dan Delta Mahakam (Kalimantan Timur). 

  • Gas alam 

Potensi gas alam di Indonesia sangat banyak. Diperkirakan cadangan gas alam Indonesia sekitar 2,8 triliun meter kubik. Cadangan gas alam Indonesia hanya 1,5 persen dari cadangan gas alam dunia. Dengan sumber daya alam berupa gas alam sebesar itu, menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor gas alam terbesar di dunia. Negara tujuan ekspor gas alam Indonesia adalah Jepang, Korea, Taiwan, China dan Amerika Serikat. 

Gas alam merupakan barang tambang yang pembentukannya sama seperti minyak bumi, hanya saja bentuknya berupa gas. Gas alam dapat pula diubah menjadi bentuk cair, yang disebut sebagai Liquified Natural Gas (LNG). Daerah penghasil gas alam: Arun (Nangroe Aceh Darussalam), Bontang (Kalimantan Timur), Tangguh (Papua) dan Pulau Natuna.

  • Batu Bara

Potensi Lokasi Indonesia Secara Geografis Batu bara Batu bara adalah bahan bakar fosil yang terbentuk dari tumbuhan yang mati yang tertimbun selama jutaan tahun. Lapisan itu terputus dari udara langsung dan mendapat tekanan terus menerus dari lapisan di atasnya. Negara Indonesia adalah penghasil batu bara terbesar kelima di dunia. Indonesia menjadi negara pengekspor batu bara terbesar di dunia karena masih minimnya pemanfaatan batu bara di dalam negeri. Negara tujuan ekspor batu bara Indonesia adalah Hongkong, Taiwan, China, Korea Selatan, Jepang, India, Italia dan negara Eropa lainnya. Batu bara juga dimanfaatkan sebagai bahan bakar dalam sektor pembangkit listrik.

Batubara adalah salah satu dari bahan bakar fosil yang termasuk dalam kategori tidak dapat diperbarui. Batubara terbentuk dari hasil tumbuh-tumbuhan yang membusuk dan mengendap selama jutaan tahun di dalam lapisan bumi. Daerah penghasil batubara: Sawahlunto (Sumatera Barat), Tanjung Enim (Sumatera Selatan), Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Samarinda (Kalimantan Timur), Pulau Sebuku (Kalimantan Selatan), Makassar, dan Papua.

  • Perikanan

Perikanan di Indonesia dapat dibedakan menjadi perikanan tangkap dan perikanan budi daya. Perikanan tangkap adalah usaha penangkapan ikan di habitat aslinya seperti danau, sungai dan laut, sedangkan perikanan budi daya adalah usaha pembiakkan ikan pada suatu tempat tertentu yang kemudian dapat dipanen.


  • Hutan Bakau (Mangrove)

Hutan bakau (mangrove) adalah hutan yang berada di rawa payau atau wilayah pesisir. Wilayah pesisir adalah wilayah yang terpengaruh oleh pasang surut air laut. Selain itu hutan bakau juga mempunyai banyak seperti mencegah abrasi, tempat perlindungan hewan dan ikan, pariwisata dan penghasil kayu.

hutan bakau

  • Terumbu Karang

Terumbu karang adalah kumpulan karang-karang yang menjadi tempat tinggal bagi banyak biota laut berukuran kecil. Karang disusun oleh suatu jenis hewan bernama polip yang hidup dengan menyerap kalsium karbonat dari air laut. Ternyata terumbu karang juga mempunyai banyak manfaat lho, seperti sebagai tempat hidup ikan, tempat pariwisata dan untuk penelitian.

terumbu karang

Share:

Sunday, January 24, 2021

Pengertian Konsumsi dan Perilakunya

Pengertian Konsumsi dan Perilakunya

Hayoooo anak-anak disini siapa yang hobi membaca? Pasti banyak nih dari kalian yang suka baca. Nah, anak-anak tau tidak kalau membaca merupakan salah satu contoh sederhana dari kegiatan konsumsi.

Kok bisa? Nah, definisi konsumsi adalah kegiatan mengurangi atau menghabiskan nilai atau kegunaan dari barang dan jasa. Kenapa membaca merupakan salah satu contoh kegiatan konsumsi? Karena pada saat membaca kita telah mengurangi nilai guna dari buku tersebut. Anak-anak, orang yang melakukan konsumsi itulah yang disebut konsumen.

membaca buku bagian dari kegiatan konsumsi

Jadi kesimpulannya, Konsumsi merupakan salah satu dari kegiatan ekonomi. Dalam ilmu ekonomi, konsumsi adalah suatu kegiatan mengurangi nilai suatu barang atau jasa. Tujuan manusia melakukan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga manusia dapat terus melangsungkan hidupnya. Oleh karena itu, konsumsi dapat diartikan sebagai kegiatan seseorang menggunakan nilai suatu barang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Berdasakan pengertiannya, tujuan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup guna memperoleh kepuasan. Contohnya, jika kita haus akan terasa puas jika sudah minum, begitu pula jika kita lapar akan merasa kenyang jika sudah makan. Suatu kegiatan dianggap kegiatan konsumsi ketika tujuannya untuk memenuhi kebutuhan. Jika ibu membeli beras kemudian dimasak menjadi nasi dan dijual maka BUKAN dianggap sebagai kegiatan konsumsi karena tidak dikonsumsi sendiri.

Tau nggak kenapa barang atau jasa yang dikonsumsi oleh setiap orang berbeda-beda? Mengapa bisa? Ini karena banyak faktor yang dapat memengaruhi konsumsi seseorang antara lain, pendapatan, harga, adat-istiadat atau kebiasaan, jumlah penduduk dan selera.

Perilaku konsumsi seseorang pasti berbeda dengan perilaku konsumsi orang lain. Hal ini terjadi karena perilaku konsumsi seseorang dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Faktor-faktor ini terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor-faktor inilah yang nantinya akan mempengaruhi perbedaan perilaku konsumsi. Oleh karena, faktor-faktor yang mempengaruhi diri konsumen untuk melakukan konsumsi berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain.

Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri konsumen. Faktor ini meliputi, pendapatan konsumen, selera konsumen, komposisi rumah tangga, motivasi konsumen, dan kebiasaan konsumen. Pendapatan konsumen dan komposisi rumah tangga merupakan faktor internal yang bersifat kuantitatif. Semakin banyak pendapatan maka semakin banyak konsumsinya. Begitu juga pada komposisi rumah tangga. Semakin banyak komposisinya maka semakin banyak pula konsumsinya. Faktor selera konsumen dan motivasi konsumen bersifat kualitatif sehingga faktor ini tidak dapat diukur dengan tepat.

Faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar diri konsumen atau berasal dari lingkungan sekitar dimana konsumen tinggal. Faktor ini meliputi, harga barang, kebudayaan, barang pengganti, mode barang, dan status sosial. Semakin modern mode suatu barang dan semakin tingginya status sosial seseorang maka konsumsinya akan lebih banyak. Sebaliknya, semakin rendahnya harga suatu barang maka konsumsinya semakin banyak. Apabila terdapat barang pengganti untuk suatu barang, maka konsumsi barang tersebut akan rendah. Kebudayaan di tiap daerah pastinya berbeda-beda. Apabila dalam suatu daerah memiliki banyak kegiatan adat, maka konsumsi seseorang akan semakin banyak. Itulah faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumsi seseorang.

Lalu, adakah aspek-aspek positif dan negatif dari perilaku konsumsi? Tentu ada, aspek-aspek ini dilihat dari bagaimana seseorang mengkonsumsi suatu barang yang berpedoman pada prinsip dan motif ekonomi.

Aspek positif perilaku konsumsi

  • Menjaga keberlangsungan siklus ekonomi, baik bagi konsumen maupun produsen.
  • Menyebabkan kegiatan perekonomian menjadi lebih maju
  • Arus perputaran barang dan jasa menjadi lebih cepat sebagai konsekuensi atas tindakan konsumsi yang berkelanjutan.

Bagi produsen terdorong meningkatkan produksinya, sedangkan bagi konsumen dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Adanya sikap konsumtif yang dilakukan oleh konsumen, sikap ini mendatangkan permintaan yang mendorong pertumbuhan kegiatan perekonomian.

Aspek negatif perilaku konsumsi

  • Dapat menyebabkan seseorang bersikap tidak hemat.
  • Sikap tidak hemat dapat menyebabkan terjebak utang-piutang
  • Menurunkan motivasi untuk menabung, mengakibatkan sumber dana investasi di Bank juga menurun.
Nah Anak-anak, ternyata perilaku konsumsi kita bisa memengaruhi arus perekonomian bangsa lho. Oleh karena itu selalu menjadi konsumen yang cerdas ya...




Share:

Sunday, January 17, 2021

Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dalam Permintaan dan dalam Penawaran














Pengertian Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dalam Permintaan dan dalam Penawaran.

Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dalam Permintaan

Kebutuhan adalah segala sesuatu yang perlu dipenuhi oleh manusia dalam hidupnya. Pemenuhan kebutuhan dapat dilakukan dengan cara memiliki atau menikmati suatu barang atau jasa.
Kebutuhan manusia berbeda-beda. Kebutuhan yang berbeda ini menciptakan permintaan. Permintaan adalah keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli barang atau jasa pada tingkat harga dan waktu tertentu.

Kebutuhan dan permintaan dapat tercipta berdasarkan ruang. Lokasi di mana seseorang berada dapat menciptakan kebutuhan dan permintaan yang berbeda. Masyarakat kota dan masyarakat desa, misalnya, memiliki kebutuhan dan permintaan yang berbeda. Bagi masyarakat kota, telepon pintar (smartphone) merupakan suatu kebutuhan yang penting sehingga terdapat permintaan yang cukup tinggi. Adapun bagi masyarakat desa, telepon pintar mungkin bukan suatu kebutuhan yang penting.

Kebutuhan dan permintaan yang berbeda juga dapat terjadi antarruang yang berbeda seperti antarwilayah. Wilayah perdesaan misalnya, memiliki kebutuhan dan permintaan yang berbeda dengan wilayah perkotaan. Wilayah perdesaan umumnya membutuhkan pupuk dan perangkat untuk pertanian. Adapun wilayah perkotaan umumnya membutuhkan hasil-hasil pertanian.

Keunggulan suatu daerah dan keterbatasan daerah lain dapat menimbulkan interaksi. Keunggulan wilayah perdesaan, misalnya adalah menghasilkan produk pertanian. Adapun wilayah perkotaan memiliki keterbatasan dalam memproduksi hasil pertanian. Produk pertanian dibutuhkan masyarakat perkotaan dan menjadi permintaan wilayah perkotaan. Interaksi antarruang pun terjadi dengan penjualan produk pertanian ke wilayah perkotaan.

Di sisi lain, wilayah perkotaan memiliki keunggulan, misalnya, menghasilkan produk elektronik seperti TV. Adapun keterbatasan wilayah perdesaan adalah tidak mampu memproduksi TV. Wilayah perdesaan yang membutuhkan TV kemudian berinteraksi dengan wilayah perkotaan untuk mendapatkan TV. Penjualan TV dari wilayah perkotaan ke wilayah perdesaan menimbulkan interaksi antarruang.

Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dalam Penawaran

Penawaran adalah jumlah barang dan jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.

Suatu wilayah membutuhkan benda atau produk yang tidak mampu dihasilkan wilayah tersebut. Wilayah yang memiliki suatu sumber daya alam tertentu akan menawarkan sumber daya alam tersebut. Apabila wilayah lain membutuhkan sumber daya alam yang ditawarkan, maka akan terjadi interaksi antarruang antar wilayah. Suatu wilayah akan menawarkan produk dan jasa yang didukung antara lain oleh keunggulan alam dan keunggulan sumber daya manusia yang dimiliki wilayah tersebut.

Wilayah di Indonesia memiliki potensi kekayaan sumber daya alam. Sumber daya alam ini tidak harus berbentuk benda. Kekayaan alam bentuk lain termasuk keindahan alam itu sendiri. Indonesia memiliki berbagai wilayah yang indah dengan keunikan pesona alam yang memiliki ciri tersendiri. Pesona alam yang indah ini dapat pula menjadi keunggulan suatu wilayah. Misalnya, Papua memliki keindahan alam antara lain di daerah Raja Ampat, Bali memiliki keindahan alam yang diakui dunia, Sulawesi Utara memiliki ruang laut yang indah. Berbagai daerah lain di Indonesia pun banyak memilki keindahan alam dan keunikan alam.

Selain itu, terdapat pula keunggulan suatu wilayah yang berkaitan dengan peluang dari sisi ekonomi. Pulau Jawa menjadi pusat aneka kegiatan ekonomi dan pemerintahan, termasuk wilayah tempat ibukota Negara, Jakarta berada. Keunggulan ini menawarkan peluang ekonomi yang menjanjikan. Akibatnya, penduduk dari luar Pulau Jawa tertarik dating ke Pulau Jawa, khususnya Jakarta. Wilayah ini dianggap memiliki keunggulan yaitu peluang menawarkan aneka kesempatan pekerjaan.

Ruang atau lokasi wilayah berpengaruh pada kemampuan suatu wilayah menghasilkan produk. Wilayah pantai kemungkinan besar memiliki keunggulan dalam menghasilkan dan menawarkan sumber daya alam seperti ikan laut dibandingkan wilayah pegunungan. Adapun wilayah pegunungan kemungkinan besar memilki keunggulan dalam menghasilkan dan menawarkan sumber daya alam seperti sayur-sayuran segar.

Penawaran dengan demikian berhubungan dengan jenis produk yang dihasilkan suatu wilayah. Apabila produk yang dihasilkan dan ditawarkan dibutuhkan wilayah lain. Keunggulan antarwilayah menjadi salah satu penyebab terjadinya interaksi antarruang.

Share:

Friday, January 8, 2021

AKUN GOOGLE SUITE belajar.id SMPN 2 CIBITUNG


Dalam rangka menjamin kelancaran proses pembelajaran serta untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap beragam produk dan aplikasi pembelajaran demi menghadirkan pengalaman belajar virtual yang lebih berkualitas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah meluncurkan Akun Pembelajaran untuk semua PTK dan PD dari SD hingga SMA termasuk SMPN 2 Cibitung. 
Oleh karenanya bapak ibu beserta seluruh peserta didik kita semuanya juga sudah mendapatkan akun GSUITE dari KEMENDIKBUD tinggal mengaktivasikannya saja...
Untuk mengahadapi pembelajaran di semester genap, ayoo di aktifkan akun guru belajar id nya, kita buka GCR baru yang lebih interaktif, storage atau kapasitas penyimpanan yang tidak terbatas, dan masih banyak lagi kelebihan GSUITE dibandingkan GMAIL biasa.

Berikut saya bagikan data akun belajar.id untuk PTK dan PD


LIHAT AKUN belajar.id untuk PTK (klik tulisan di bawah yang berwarna biru)







LIHAT AKUN belajar.id untuk PD (klik tulisan di bawah yang berwarna biru)
          






SELAMAT MENCOBA
GOOD LUCK


Share:

Tuesday, December 8, 2020

PGP-1-Kabupaten Bekasi-Rirry Asril Putery-1.2-Aksi Nyata

 

Aksi Nyata ONMOVE & SATE untuk Menumbuhkembangkan

Budi Pekerti Luhur sebagai Pelajar Pancasila di Tengah Keberagaman

 

Rirry Asril Putery, SMPN 2 Cibitung-CGP Angkatan 1

 

Indonesia adalah Negara yang plural atau majemuk, Negara yang multikultural yang terdiri lebih dari satu budaya. Kabupaten Bekasi adalah salah satu wilayah di Provinsi Jawa Barat yang penduduknya sangat heterogen. SMPN 2 Cibitung yang terletak di Kecamatan Cibitung yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bekasi. Cibitung merupakan wilayah industri yang dipenuhi dengan masyarakat pendatang, yang notabene membuat  sangat plural atau majemuk.

Pluralitas atau kemajemukan yang terdapat di Indonesia pada umumnya dan di Cibitung pada khususnya, dapat menjadi sebuah anugerah namun juga dapat menjadi sebuah musibah bak dua sisi mata pisau. Fakta bahwa Masyarakat Indonesia Plural seharusnya bisa disikapi sebagai sebuah keunggulan yang harus disyukuri, bukan sebaliknya, perbedaan yang ada dijadikan sebagai sebuah alasan atau pemicu yang dapat memantik timbulnya permasalahan di antara warga Indonesia. Namun pada kenyataannya di tengah keberagaman, begitu mudahnya muncul konflik yang menyebabkan terjadinya disintegrasi,

Dengan demikian, di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang Plural, peran pendidik sangatlah penting dalam menanamkan konsep toleransi dan menjadikan toleransi sebagai sebuah pembiasaan bukan keterpaksaan. Sejatinya pendidik adalah pemimpin pembelajaran yang bertugas memantik motivasi diri siswa agar menyadari posisi peran dan nilai dirinya, memelihara dan mengembangkan nilai-nilai luhur agar siswa menjadi orang yang memiliki karakter positif dan pada akhirnya menjadi individu yang sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

Dari paparan di atas, bisa disimpulkan bagaimana individu dapat tumbuh dan berkembang menjadi orang yang menghargai perbedaan dan keberagaman sebagai sebuah keindahan itu sangat dipengaruhi oleh proses Pendidikan yang diperolehnya.  Dan tempat  yang paling efektif untuk penanaman atau internalisasi nilai dan peran diri tersebut adalah di sekolah sebagai Lembaga Pendidikan.

Berdasarkan permasalahan di atas, penulis merencanakan tindakan aksi nyata berupa mini program yang akan dilaksanakan di SMPN 2 Cibitung yaitu Aksi Nyata ONMOVE & SATE untuk Menumbuhkembangkan Budi Pekerti Luhur sebagai pelajar Pancasila di tengah Keberagaman.

Tindakan aksi nyata dalam menumbuhkembangkan budi pekerti luhur dalam keberagaman ini  diberi nama mini program ONMOVE yang merupakan akronim dari  One Morning One Video” dan SATE yang merupakan akronim dari “Sapa Teman”. Mini program ONMOVE yaitu program memberikan link video tentang keberagaman yang terdapat di Indonesia setiap pagi, selama 1 minggu (5 hari sekolah) berturut-turut kepada siswa melalui GCR dan WAG guru mapel IPS, PPKn dan Wali Kelas. Mengapa mengirimkan video tentang keberagaman tujuannya adalah agar anak terbuka pikirannya akan pentingnya menjaga kesatuan di tengah keberagaman, dengan menyaksikan video keberagaman secara intens dan kontiniu selama 5 hari diharapkan dapat menjadi pemantik motivasi intrinsik diri untuk mengenali posisi nilai diri dan peran diri, kemudian tergerak untuk bergerak dan saling menggerakan, bersama-sama menjaga perdamaian untuk mencapai keindahan dan kebahagiaan kerukunan hidup bermasyarakat.

Mengapa video diberikan di pagi hari, karena menurut beberapa penelitian, otak anak lebih cepat menerima dan mudah menyerap informasi baru di pagi hari. Video mengenai keberagaman yang terdapat di Indonesia ini diberikan ke murid untuk disaksikan oleh mereka dan kemudian mengintruksikan kepada mereka untuk membuat resume atau intisari video setiap harinya, untuk kemudian secara random akan dipilih beberapa anak sebagai perwakilan mempresentasikannya di kelas pada pertemuan berikutnya. Dan  sebagai langkah lanjutan setelah menyelesaikan mini program ONMOVE (One Morning One Video) adalah melakukan tahapan selanjutnya sebagai penguatan atau tindak lanjut yaitu melaksanakan Mini Program SATE (Sapa Teman) sebagai bentuk aksi nyata menghargai kebhinekaan.

Dalam kegiatan SATE (Sapa Teman), murid diminta untuk menyapa teman yang selama ini paling jarang di ajak berkomunikasi namun secara tidak sadar murid menyadari alasan mengapa sangat jarang atau bahkan tidak pernah berkomunikasi selama ini dikarenakan merasa adanya perbedaan di antara mereka. Dengan melakukan aksi nyata SATE “Sapa Teman” ini, diharapkan dapat meruntuhkan sekat atau menghilangkan jurang diantara meraka karena perbedaan yang ada. Melalui mini program SATE ini diharapkan segala perbedaan yang ada bukan menjadi sebuah penghalang dalam berinteraksi dan bersosialisasi dengan baik diantara sesama murid sebagai manusia berbudaya yang mencerminkan profil pelajar Pancasila.

Hasil aksi nyata mini program ONMOVE dan SATE adalah resume singkat dari intisari video selama 5 hari dan hasil chat atau komunikasi dengan teman sebagai bentuk bukti kemampuan menjaga integrasi dengan saling menghargai keberagaman atau menghormati segala perbedaan. Dari mini program yang telah dilakukan, memperlihatkan hasil yang sangat memuaskan. Hal ini nampak dari respon anak yang tinggi dalam menyaksikan video, resume video yang memperlihatkan pemahaman mereka terhadap pentingnya menjaga keberagaman, hasil chat yang isinya bervariasi dan memperlihatkan kemampuan mereka untuk saling menghargai di atas perbedaan, dan reaksi atau testimoni anak yang senang dengan adanya mini program ini. Mereka  menjadi lebih memahami akan pentingnya toleransi, menghargai dan menghormati perbedaan atau keberagaman dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan mini program ONMOVE dan SATE yang melibatkan beberapa pihak tidak hanya guru IPS yang memiliki ide mini program, namun juga merangkul teman sejawat untuk mensukseskan program melalui kolaborasi dengan guru PPKn sebagai mata pelajaran yang direct dengan kompetensi sikap sosial, juga melibatkan wali kelas untuk memberikan penguatan akan pentingnya program ini sekaligus membantu sebagai kontrol atau pengawas terhadap keberhasilan program adalah betapa besarnya kekuatan kolaborasi dalam keberhasilan pelaksanaan program ONMOVE dan SATE ini. Melalui program ini juga, disadari bahwa perlunya terus menjaga dan merawat rasa persatuan di tengah kebhinekaan dengan memberikan stimulus-stimulus dalam keseharian yang menjadi pengingat kepada murid-murid sebagai generasi penerus bangsa untuk berperan menjaga integrasi di tengah pluralitas masyarakat Indonesia. Selain itu pelaksanaan ONMOVE dan SATE memberikan suatu inovasi yang menyegarkan dalam penanaman budi pekerti luhur yang mampu menumbuhkembangkan karakter positif dan menghasilkan pelajar-pelajar yang memiliki ciri profil pelajar Pancasila.

Dari paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa kegiatan mini program ini berhasil dilaksanakan dan secara keseluruhan hampir tidak ada kegagalan dalam pelaksanaan program ini. Kedepannya di masa mendatang, program ini baiknya dijadikan sebagai kegiatan rutin yang di jadwalkan secara berkala, tidak hanya di kelas 8a s.d 8f saja tapi menjadi program sekolah yang dilaksanakan di semua kelas. Sehingga dampak positif kegiatan ini bisa menyebar ke seluruh warga sekolah.

Share:

Sunday, December 6, 2020

Pembelajaran IPS sub materi Pluralitas Masyarakat Indonesia Berorientasi pada murid dan Berbasis PJBL dalam rangka mewujudkan Merdeka Belajar

 

Pembelajaran IPS sub materi Pluralitas Masyarakat Indonesia

Berorientasi pada murid dan Berbasis PJBL

dalam rangka mewujudkan Merdeka Belajar

 

Rirry Asril Putery, SMPN 2 Cibitung-CGP Angkatan 1

 

Kegiatan belajar khususnya mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang diampu penulis, berdasarkan pengalaman yang didapati dari sebagian besar anak, masih dianggap sebagai mata pelajaran yang rumit dan kurang menyenangkan. Hal ini nampak dari kurangnya partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, dan juga terlihat dari kurang antusiasnya dalam mengumpulkan tugas. Kemungkinan hal ini terjadi, dikarenakan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan selama ini masih kurang mampu memfasilitasi  kebutuhan seluruh peserta didik, sehingga peserta didik masih sulit menangkap tujuan pembelajaran sesungguhnya.  


Keadaan ini nampak jelas dari masih rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa. Selain itu kurangnya kesadaran, disiplin dan tanggung jawab peserta didik untuk belajar semakin memperparah kondisi tersebut. Paradigma Belajar yang ada masih tentang menjalankan kewajiban atau kegiatan yang dituntut harus dilaksanakan oleh pelajar, bukan sebagai keinginan yang lahir karena kesadaran dan kebutuhan anak untuk mencapai tujuan pembelajaran.


Menghadapi permasalahan tersebut, kegiatan aksi nyata yang dilaksanakan oleh penulis sebagai calon guru penggerak untuk mengatasi permasalahan yang telah dipaparkan di atas adalah dengan melakukan “Pembelajaran IPS sub materi Pluralitas Masyarakat Indonesia Berorientasi pada murid dan Berbasis PJBL dalam rangka mewujudkan Merdeka Belajar”. Aksi nyata yang dilakukan ini sesuai point pemikiran filosofi Ki Hadjar Dewantoro (KHD) untuk melakukan perubahan pelaksanaan pembelajaran interaktif yang berorientasi pada keinginan dan kebutuhan murid sesuai kondrat alam dan kodrat zamannya sehingga terciptanya merdeka belajar dalam rangka upaya menumbuhkembangkan potensi murid untuk mencapai versi terbaiknya.


Kegiatan aksi nyata ini terdiri dari beberapa Langkah kegiatan. Diawali dengan linimasa tindakan yang dimulai pada minggu ke-1 yaitu Pengumpulkan diagnosa awal kognitif dan non kognitif dari peserta didik, agar guru mengetahui latar belakang minat, bakat dan pola belajar siswa sesuai dominasi kemampuan visual, audio, kinestetik ataupun audiovisual, dan juga agar mengetahui materi mana yang sudah diketahui dan belum terkait materi Pluralitas Masyarakat Indonesia dengan cara pemberian angket belajar menggunakan google form. Sehingga strategi atau pola pembelajaran yang akan diterapkan mengikuti keberagaman potensi pada siswa di kelas. Dilanjutkan  perencanakan pembelajaran berbasis peserta didik mulai dari kegiatan belajar (membuat bahan, media pembelajaran, perangkat asesment) yang berorientasi pada murid agar kegiatan pembelajaran terlaksana sebagaimana yang diharapkan murid.


Pada Minggu ke-2 Pelaksanakan kegiatan pembelajaran berorientasi pada peserta didik dengan praktik pembelajaran di kelas maya atau secara daring baik synchronous maupun asynchronous, dan juga menyiapkan bahan pembelajaran berupa blog untuk penguatan materi bagi yang lebih suka membaca daripada menyaksikan conten pembelajaran audio visual di youtube.  Dan  Pelaksanaan  Teknik pembelajaran bermakna dan terampil dengan metode project based learning untuk memberikan kesempatan bagi murid melaksanakan tugas sesuai bakat dan minatnya. Lalu pada Minggu ke-3 memberikan waktu penyelesaikan proyek, pelaksanaan fasilitasi dan monitoring melalui WhatsApp Group (WAG) kelas khusus mapel IPS atau melalui Google Classroom (GCR). Diakhiri pada Minggu ke-4 dengan kegiatan mempublikasikan karya, Pelaksanaan penilaian/Assesment dan penyebaran angket belajar pasca belajar sebagai refleksi sejauhmana keberhasilan pembelajaran sebagaimana yang diharapkan oleh murid.


Hasil dari pelaksanaan aksi nyata yang dilakukan, untuk minggu ke-1 hasil diagnosis awal kognitif rata-rata anak menjawab sudah cukup menguasai materi prasyarat dan belum menguasai materi yang akan dipelajari yaitu mengenai Pluralitas Masyarakat Indonesia. Sementara untuk hasil diagnosis non kognitif rata-rata anak menjawab beragam untuk cara belajar yang disukai namun lebih banyak yang menjawab lebih senang belajar secara audio visual seperti melihat langsung atau menonton konten pembelajaran yang sudah disiapkan guru di kanal youtube. Cara melaksanakan tugas yang diharapkan oleh siswa hasil nya pun beragam namun lebih banyak yang senang melaksanakan tugas dengan membuat mind map/peta konsep, dan sisanya menyenangi dengan membuat poster, puisi, artikel, video, lagu, infografis, puisi dan lainnya.


Dengan berbekal hasil dari diagnosis kognitif dan non kognitif, maka pada minggu ke-2, yang dilaksanakan secara tatap maya (synchronous) melalui aplikasi zoom untuk kelas 8a sampai 8d dan aplikasi gmeet untuk kelas 8e dan 8f berjalan lancar. Walaupun jumlah peserta yang hadir belum sesuai yang diharapkan. Hanya  50% dari jumlah siswa yang ikut dalam pembelajaran syncronous, hal ini terkait masalah jaringan, ketersediaan kuota, dan kemampuan gawai yang tidak bisa mengakses aplikasi zoom atau gmeet dengan baik. Kegiatan pembelajaran dikemas sesuai hasil diagnosis berkala adalah membuat pembelajaran berbasis PJBL yang pada prosesnya dipenuhi dengan kegiatan interaktif yang berpusat pada siswa.


Kegiatan diawali dengan mengucapkan salam, doa bersama sesuai keyakinan, bersyukur atas nikmat yang didapat hari ini sebagai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), memberikan motivasi belajar kepada murid untuk tetap semangat belajar ditengah pandemi dan melakukan apersepsi terkait materi mengenai Pluralitas Masyarakat Indonesia. Dilanjutkan memberikan tujuan pembelajaran sesuai indikator pencapaian kompetensi (IPK) yang ingin diraih. Melakukan asesment awal dengan menanyakan Kembali kemampuan penguasaan terhadap materi sesuai tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran dengan menggunakan kertas origami warna hijau untuk memahami, warna kuning untuk ragu-ragu dan warna merah untuk mewakili ketidaktahuan sama sekali terhadap materi yang akan dipelajari. Berdasarkan hasil yang didapat rata-rata anak-anak menjawab ragu-ragu dan tidak tahu terhadap materi yang akan dipelajari.


Kegiatan dilanjutkan dengan menyajikan sebuah gambar sebagai literasi dan kemudian mengajukan pertanyaan satu persatu sesuai tujuan pembelajaran secara interaktif dengan menggunakan menti.com. Lalu memberikan ruang kolaborasi kepada murid secara berkelompok untuk mendiskusikan materi menggunakan padlet.com. Dalam prosesnya didapati hasil bahwa anak sangat senang dan antusias melakukan kegiatan pembelajaran secara interaktif tersebut.


Guru bersama-sama murid membuat kesimpulan dan refleksi pembelajaran untuk menguatkan hikmah dari pembelajaran materi Pluralitas Masyarakat Indonesia bagi murid dalam menjalankan kehidupan dan untuk mengetahui apakah pembelajaran menyenangkan serta sejauhmana pembelajaran telah berjalan sesuai harapan murid atau tidak. Diakhir  pembelajaran guru memberikan tugas proyek untuk membuat refleksi pemahaman terhadap materi dengan membuat produk sesuai potensi atau minat yang dimiliki bisa berupa mind map, poster, video, infografis, artikel, puisi dan lagu. Lalu memerintahkan hasilnya di posting di media sosial mereka untuk mengampanyekan pentingnya pemahaman terhadap pluralitas masyarakat Indonesia, serta memberitahukan bahwa kegiatan pada pertemuan berikutnya yaitu untuk mempublikasikan hasil produknya dan mempresentasikan ke rekan-rekan sekelasnya.


Dalam hasil refleksi kegiatan pembelajaran, didapati hasil yang memuaskan. Murid  sangat senang, antusias dalam pembelajaran terlihat dari semangat dan partisipasi belajar yang tinggi dan hasil testimoni anak yang menyatakan pembelajaran sangat seru dan menyenangkan. Mencermati rangkaian proses pembelajaran yang telah terlaksana, tujuan pembelajaran yaitu terciptanya kesadaran dan tanggung jawab tinggi untuk mengikuti kegiatan pembelajaran, terciptanya kegiatan pembelajaran yang menjadikan siswa menjadi active learner dengan menyesuaikan kegiatan pembelajaran sesuai gaya belajar peserta didik sehingga belajar menjadi suatu yang membahagiakan sesuai kebutuhan mereka untuk mengaktualisasikan diri terlihat dari presentase pengumpulan tugas yang tinggi dan membuat murid mendapatkan kecakapan hidup serta penguatan karakter dalam prosesnya, bisa dikatakan berhasil tercapai.


Namun dikarenakan jumlah murid yang ikut belum maksimal maka, guru menyiapkan materi asynchronous melalui kanal youtube pada link https://bit.ly/VideoPembelajaran_PluralitasMasyarakatIndonesia dan blog pada link https://bit.ly/BACAAN_MATERI_PLURALITASMASYARAKATINDONESIA yang kedua link tersebut  diberikan pada GCR dan WAG sebagai antisipasi media pembelajaran bagi siswa yang tidak bisa bergabung dalam kelas maya secara syncronous.  Kedepannya, rencana perbaikan yang akan dilakukan dalam pembelajaran selanjutnya guru akan mempertahankan yang sudah bagus hasilnya dan jika pembelajaran masih dalam bentuk PJJ, menyempurnakannya dengan membuat kesepakatan hari dan waktu serta penggunaan aplikasi agar jumlah partisipan yang bisa joint dalam kelas tatap maya bertambah dari sebelumnya.

Share: